Cara menghapus jejak digital di internet

Jejak digital, pasti tidak asing lagi di telinga Kamu kan?

Jejak digital di internet tidak akan terhapus kecuali jika kamu mengambil keputusan untuk menghapusnya sendiri di internet.

Informasi diri kamu di aplikasi Facebook, Linkedin, Twitter, Instagram dan informasi lain yang bisa bergentayangan di internet bisa dikatakan sebagai jejak digital.

Jejak digital ini sebenarnya diperlukan misalnya saat kamu melamar pekerjaan, sebab banyak perusahaan akan mencoba mencari dan mengevaluasi keberadaan media sosial kamu untuk memastikan apakah kamu adalah kandidat yang potensial.

Cuitan atau postingan yang dinilai tidak pantas meskipun sudah berlalu selama bertahun-tahun, dapat menghancurkan, dan dapat menjadi acuan perusahaan dalam memilih karyawannya.

Untuk menghindari kejadian seperti itu, Saya sudah mengutip dari CNN Indonesia, berikut adalah tips menghapus jejak digital di internet:

1. Memeriksa data yang berpotensi bocor

Layanan HaveIBeenPwned dijalankan oleh pakar keamanan siber yaitu Troy Hunt dan dapat menjadi alat berguna untuk mengetahui informasi akun milik kamu telah disusupi peretas.

Jika menemukan alamat email yang terhubung telah diretas, periksa untuk melihat pelanggaran data apa yang telah diretas dan pastikan kamu mengubah kata sandi secepat mungkin. Kamu bisa memeriksanya di alamat "https://haveibeenpwned.com"

2. Atur akun Google

Pastikan mengunjungi halaman akun Google, di mana terdapat sejumlah pengaturan yang dapat meningkatkan privasi kamu dan mengurangi pengumpulan data, seperti dilansir dari CNN Indonesia yang mengutip ZDNet.

a. Pemeriksaan privasi: Pemeriksaan Privasi Google memungkinkan pengguna untuk mencegah Google menyimpan data kamu, dan aktivitas Google lainnya ke akun Google kamu. Dan jangan lupa untuk menghapus semua history lokasi Kamu.

Pengguna juga dapat memilih untuk melarang Google menyimpan riwayat penelusuran dan tontonan di YouTube yang telah kamu tonton, kontak, informasi perangkat, aktivitas suara dan audio termasuk rekaman yang diambil dari interaksi dengan Asisten Google dan data lainnya.

Di bagian ini, kamu juga dapat memilih apakah akan mengizinkan Google menggunakan informasi kamu untuk menyesuaikan iklan selama sesi penjelajahan atau tidak.

b. Pemeriksaan keamanan: Pemeriksaan keamanan Google dapat digunakan untuk menunjukkan perangkat mana yang memiliki akses akun termasuk ke laptop, PC, dan Ponsel. Kamu juga dapat mengatur keamanan akunmu agar tidak mudah diretas, seperti mengaktifkan verifikasi 2 langkah.

Kamu juga dapat menemukan daftar aplikasi dari pihak ketiga yang telah diberi izin untuk mengakses akun kamu.

c. Delete Me: Layanan penghapusan Google dapat digunakan untuk menghapus produk jejak digital atau menghapus akun kamu seluruhnya.

3. Menghapus jejak digital di media sosial

Mungkin salah satu media sosial paling populer adalah Twitter, yang merupakan jejaring sosial yang mungkin paling diminati. Aplikasi menawarkan fitur menghapus pesan lama. Twitter sendiri sudah menyematkan alat khusus untuk mengatasi hal tersebut, seperti dilansir CNN Indonesia dari Wired.

Jika ingin menyimpan salinan pesan kamu di komputer sebelum menghapusnya di web, dapat mengunduh arsip dengan membuka Pengaturan Twitter di web dan pilih Akun dan Unduh Arsip data untuk dihapus jejak digital kamu.

Meskipun cara diatas adalah sedikit dari sekian banyak cara lain, dan bisa sedikit membantu kamu, walaupun begitu saya tidak menjamin bahwa data atau jejak digital kamu bakalan terhapus, karna menurut pendapatku, segala jejak digital bersifat permanen, yang artinya akan tetap ada kapanpun itu, dan selama internet masih aktif. Jadi bijaklah dalam menggunakan Internet.

Belum ada Komentar untuk "Cara menghapus jejak digital di internet"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel