Bahan pembuatan uang kertas dan syarat percetakan uang di Indonesia

Uang menjadi alat tukar yang dapat diterima secara umum dan sah dalam proses pertukaran barang atas jasa.

Untuk melakukan transaksi dalam jumlah besar, uang kertas diciptakan dengan besaran yang bervariasi.

Di Indonesia sendiri meski disebut uang kertas namun bahan pembuatnya bukanlah kertas umum seperti yang kita ketahui.

Material pembuatan uang kertas rupiah adalah kapas. Kapas menjadi bahan pembuatan uang kertas karena punya tingkat elastisitas yang tinggi.

Kandungan kapas yang terkandung di dalam uang rupiah ini bahkan mencapai 100 persen.

Kapas yang digunakan berasal dari luar negeri seperti Belanda, Inggris, Jerman dan Prancis yang lengkap dengan water mark serta benang pengaman dari plastik atau aluminium.

KELEBIHAN UANG KERTAS

- Penggunaannya lebih praktis karena ringan, meskipun dibawa dalam jumlah yang lebih banyak.

- Dapat dibawa kemanapun dengan mudah.

- Dapat dilipat dan disimpan dengan mudah.

- Uang kertas bisa digunakan untuk transaksi dengan denominasi besar

KEKURANGAN UANG KERTAS

- Mudah melayang/ hilang karena bentuknya tipis dan ringan.

- Dapat dipalsukan.

- Mudah terbakar

- Transaksi dengan uang kertas tidak cocok untuk pecahan kecil

SYARAT PENCETAKAN UANG KERTAS DI INDONESIA

- Indeks tarik atau tensile strength yang bagus

- Ketahanan terhadap sobekan (tearing strength) yang tinggi

- Ketahanan terhadap lipatan (folding endurance) yang tinggi

- Tahan lama dan tidak gampang luntur


Belum ada Komentar untuk "Bahan pembuatan uang kertas dan syarat percetakan uang di Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel